Ask me anything

pembaca buku, penulis amatir, penikmat kopi, pendengar coldplay, penyuka hujan, pengagum Indonesia, seorang muslim tapi tidak liberalis.

another secret place

about me

archive!

review buku

review film

cerpen

30 hari menulis cerita cinta

tokoh idola

skhole

Anonymous asked: kak, mau tanya dong, ITB mengajar masih jalan nggak sih? aku pengen gabung tapi bingung harus ngehubungin kemana :s makasih sebelumnyaa :)

MASIH! 

ada nomer kontak yang kamu punya? biar nanti saya jarkom :)

2 hours ago
1 note
Magrib Gemar Mengaji

Baca link di atas jadi teringat masa-masa kecil saat hidup di perkampungan (padahal ga kampung-kampung banget juga sih, hahaha), saya kecil sehabis magrib selalu berangkat mengaji di sebuah rumah, kita manggilnya Uwak Fadil.

Di sana di ajarkan mengaji, kaligrafi, ilmu tajwid, shalat, hafalan doa-doa, dan segala-galanya. Berkat Uwak Fadil pula, saya pernah menang lomba tajwid di Masjid, alhamdulillah juara 2, waktu SD pokoknya.

Hal yang paling saya rindukan, adalah setiap malam jumat, setelah shalat magrib kami datang untuk shalat Isya berjamaah yang sebelumnya diharuskan membaca Yasin bersama-sama. 

Hah, i suddenly miss my childhood, hiks :’)

3 hours ago
7 notes

lukmano:

mampus nyet, mampus mampus

ASTAGAAA, GUE NGAKAK PARAH MAAAN. TOLOOOONGGG. HAHAHAHAHAHA

4 days ago
69,376 notes
Surat Untuk Calon Imam

Hai, calon imam ku. Sedang apa kamu?

Di sini calon makmum mu sedang mengerjakan beberapa tugas kuliah sembari membuka laman pribadi. Barangkali kamu juga tak jauh beda denganku. Tak bisa fokus, menyelesaikan satu pekerjaan lebih dahulu. Calon Imam ku, malam ini lagi-lagi aku menunda sholat Isya tepat waktu. Kubentengi diri dengan pengecualian, nanti-masih sibuk-belum makan-ditunggu mama untuk berbincang. Semua alasan yang tak membuatku makin maju. Hingga detik ini aku masih belum bisa mendisiplinkan diri. Menghadap-Nya di waktu yang tentu. 

Bagaimana sholatmu akhir-akhir ini? Teraturkah? Dijamakkah? Tepat waktu kah? Atau sepertiku, yang kerap menjelang habis waktu?

Calon imam ku, bukankah Ia berjanji bahwa kelak aku akan melihatmu sebagai cerminan amalku? Hasil dari segala perbaikan diri. Puncak upaya belajar sebagai pribadi.  Lalu bagaimanakah pribadimu sekarang? Bila ibadahku saja masih lemah macam ini, tak ada teguh hatiku.

Patutkah aku mengharapkan calon imam yang gemar bangun sholat malam? Bila kelak aku hanya akan menularinya untuk lebih mencintai guling di ujung malam. Bisakah kudapatkan calon imam yang penuh cinta pada shaum? Kalau kelak aku akan meracuninya, icap icip di awal minggu. Lebih memilih memuja lidah dan perutmu. Jika sekarang aku tak mampu membaca seminggu satu buku. Maka kau pun tak akan jauh-jauh dari itu.

Yang kulakukan sekarang, berbanding lurus dengan masa depanku bersamamu.

Dan pria-pria yang baik, hanya untuk wanita yang baik pula. 

Kulirik kembali kriteria tentangmu. Betapa tinggi harapanku pada kesempurnaanmu kelak. Sementara tak sebegitu kuatnya lah usahaku. Rasanya tak pantas jika kau kutuntut ini itu. Bila akhirnya kudzalimi dirimu dengan meminta: “tolong terima kurang lebihnya aku”. Jika kuharap kau jadi calon imam yang sempurna, haruslah berbenah ibadah dan kecerdasanku dulu. Hingga kelak, mampu kusambut kau penuh mantap diri.

Kucium takzim tanganmu, siap berbakti: “aku lah makmum yang pantas untukmu”

yang galauuuuuu mana suaranya??!!

4 days ago
51 notes

aku suka sekali lagu ini, aku semua lagu di Mylo Xyloto :’)

4 days ago
3 notes
SHOCK LIAT INI 0.o

SHOCK LIAT INI 0.o

4 days ago
7 notes

adhasukmaaji:

Viva la Vida - Coldplay - Covered by Aston.

Fansnya Coldplay, MANA SUARANYAAAA?!

(via wiryonodian)

4 days ago
13 notes
IslamDiaries: Bersyukur Dengan Yang Sedikit

islamdiaries:

Alhamdulillah, puji syukur pada Allah pemberi berbagai macam nikmat. Shalawat dan salam senantiasa dipanjatkan pada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Setiap saat kita telah mendapatkan nikmat yang banyak dari Allah, namun kadang ini terus merasa kurang, merasa sedikit nikmat yang…

worth to read :)

5 days ago
22 notes

Saya mau pamer hasil perjalanan saya ke Landmark Braga, pameran buku gitu, sebenernya ga murah-murah banget sih, tapi ada beberapa buku yang saya udah cari-cari tapi sulit nemunya (dengan harga murah pulak). Itu adalah buku tentang Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. I’m such a happy puppy, gukgukguk.

Sebagai manusia yang memiliki cita-cita sebagai arkeolog terpendam, saya selalu mengidam-idamkan mempelajari tentang sejarah masa lalu. Dari jaman Adam hingga masa-masa galau Soe Hok Gie. Karena saya lahir dan besar di besar Palembang, dewasa ini saya memikirkan saya harus tahu sejarah nenek moyang saya. Sedangkan Majapahit itu, gara-gara baca Arok-Dedes, saya terangsang (apeu) untuk tahu tentang lebih banyak tentang Majapahit.

Ah, saya suka sekali pameran buku itu, rasanya saya kayak lagi di surga dunia, padahal dua minggu yang lalu saya baru dari Palasari, dan juga belanja buku. Kalo kata Teh Rira, beli buku itu ga pernah dosa, apalagi alasannya menuntut ilmu. Yosh!

2 hours ago
3 notes

7:36

Hari ini saya bahagia sekali. Anak-anak Sekolah Bermain Balon Hijau sudah jauh lebih ‘nurut’.

Pagi-pagi si sapa sama Apay (2tahun, 7 bulan), ‘Bu Gulu, Apay punya baju balu, gambalnya bulung warna merah.’ Tanda dia sudah tahu warna merah itu seperti apa.

Ayu yang biasanya cuman bisa nangis, sudah bisa diajak komunikasi, bahkan hampir anak-anak di atas 4 tahun sudah tahu huruf A-Z.

Helmi yang biasanya lari-lari juga semangat sekali mewarnai. Semuanya anteng, aman terkendali.

Bahagia itu sungguh sederhana ternyata :’)

3 days ago
9 notes

kuntawiaji:

Membela hak pejalan kaki. Penjelasan video: Pada sore hari sekitar pukul lima sore, perekam video ini sedang berhenti sejenak di bawah jembatan Semanggi karena macet yang luar biasa. Sembari menunggu lalu lintas berkurang, dia melihat-lihat keadaan. Jalanan yang padat membuat banyak pengendara motor yang mengambil jalan pintas, naik ke trotoar. Hal ini rupanya membuat berang seorang ibu muda yang dengan gagahnya melabrak para pengendara motor yang naik ke trotoar. Semuanya dipaksa turun olehnya.

Kenapa pejalan kaki perlu dibela? Karena di jalan, pejalan kaki telah lama menjadi musuh bersama. Karena selama ini, pejalan kaki telah dicederai hak-haknya.

(via raniawie)

4 days ago
37 notes

12:03 PM

Waktu berjalan, dan dunia terus berputar.

Selama hampir 7 tahun sibuk sekolah dan berkegiatan di hari Minggu, sesungguhnya saya hampir jarang sekali nonton acara hari Minggu pagi di televisi. Di rumah, kami tidak pasang tv kabel, karena kata ibu tidak perlu (walaupun saya sering menggoda untuk bapak agar memasangnya, tetapi ibu punya kuasa penuh atas apa-apa di rumah, hahahah). Jadilah, masa kecil saya dihabiskan dengan menonton televisi di tiap minggu saja (karena hari lainnya, ibu lebih menginginkan anak-anaknya bermain atau membaca buku dibandingkan nonton tv). 

Dulu waktu kecil, saya bangun jam 6 pagi, dimana pagi hari minggu saya dimulai dengan serial Ultraman, bip-bip-bip (sambil menyilangkan kedua tangan). Walaupun saya sampai hafal jalan cerita Ultraman, tapi saya sangat suka sekali menonton itu. Hari Minggu, dulu waktu semasih kecil, saya sampai kebingungan harus menonton kartun anak-anak yang mana saja, karena hampir semua stasiun televisi punya acara kartun masing-masing. Sebut saja, Sailormoon, Doraemon, The Wedding Peach (astaga, ini merindukan sekali), Hamtaro, Kepala Besar ( i forget the title), Power Ranger, Pokemon dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ntahlah, hari ini, hanya saja ketika bangun pagi saya malah menemukan hampir di setiap stasiun tell-lie-vision, berisikan program-program musik dengan pembawa acara yang-cara-ngomongnya-saja-sudah-terlihat-tidak-terdidik. Bagaimana anak-anak Indonesia bisa terdidik dengan tontonan-tontonan seperti itu. 

Walaupun, sebenarnya kartun-kartun itu (mungkin) tidak benar-benar mendidik, paling tidak saat saya dewasa seperti sekarang, ada memori masa kecil yang saya rindukan. Dari semua kartun yang saya tonton, pasti ada nilai-nilai persahabatan serta semangat dan kerja keras untuk mencapai sesuatu, paling tidak itu yang saya pelajari selama saya menonton kartun-kartun tersebut.

Mungkin, kalau saya dikasih amanah jadi Presiden Indonesia, hal yang pertama saya akan benahi menghilangkan semua acara-acara yang bagi saya tidak mendidik, acara musik lipsync hingga sinetron-sinetron hilang anak. Mungkin, ntah kapan. Yang pasti saya tidak akan mendidik anak-anak saya dengan membiarkan mereka teracuni dengan tayang-tayangan tell-lie-vision.

4 days ago
8 notes

The most romantic song, ever!

4 days ago
2 notes
9gag:

Creepy fact is creepy



Pantesssssssss, gue sering ketakutan klo kebangun -.-*

9gag:

Creepy fact is creepy

Pantesssssssss, gue sering ketakutan klo kebangun -.-*
4 days ago
5,034 notes